“Pembukaan kembali pasar ekspor ini akan turut menambah pemasukan devisa negara dari produk buatan anak bangsa dengan kualitas international yang mampu menembus pasar internasional," jelasnya.
“Untuk rencana kedepan, kami akan terus berkomitmen seiring dengan peningkatan potensi pasar internasional dan pemenuhan domestic tentunya demi untuk memajukan industry baja local Indonesia yang berkualitas dan membanggakan,” imbuhnya.
BACA JUGA:Kasus Korupsi Impor Besi dan Baja Naik ke Penyidikan
Sementara di sisi lain, Direktur Komersial Krakatau Steel - Melati Sarnita menyatakan, sebagai pemain utama sektor bahan baku industri baja dalam negeri, senantiasa mendukung dan mendorong mitra usaha dalam meningkatkan perolehan devisa negara melalui pasar ekspor, sejalan dengan target pertumbuhan ekspor pemerintah di 2022 sebesar 4,16 persen.
“Kami mengapresiasi kepada NS Bluescope Indonesia yang telah berhasil membuka potensi pasar baru ke Amerika Serikat dengan pasokan suplai bahan baku yang kami kerjasamakan, semoga ini menjadi titik balik bagi industri baja lapis dalam negeri untuk merebut pasar internasional dengan produk yang berkualitas tinggi dan memberikan dampak lebih luas bagi ekosistem industri baja lokal,” jelasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)