Menteri PUPR: Bikin Proyek Air Minum Jangan di Tempat yang Sudah Banyak Air

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Jum'at 01 April 2022 12:32 WIB
Menteri Basuki soroti proyek air minum (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono menyoroti dari kinerja Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat). Menteri Basuki menegaskan bahwa pembangunan Pamsimas harus dilakukan di wilayah yang kekurangan air.

Selama ini, pemeriksaan kinerja BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) menjadi acuan Kementerian PUPR dalam mengawasi dan memberikan arahan kepada unit organisasi di lingkungan Kementerianya. Misalnya dalam membangun infrastruktur harus memiliki kebermanfaatan untuk masyarakat luas. Mengingat nilai anggaran yang dikeluarkan oleh negara juga besar.

Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas belanja anggaran guna menghasilkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil-hasil pembangunan.

"Misalnya kinerja Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat). Saya selalu minta kepada Ditjen Cipta Karya, proyek air minum itu jangan di tempat yang banyak airnya," kata Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (31/3/2022).

Saat ini masih ada beberapa daerah di Indonesia yang mengalami kekurangan sumber daya air. Menteri Basuki menginstruksikan agar proyek Pamsimas bisa dilakukan di daerah tersebut.

"Pamismas harus di tempat kering yang memang membutuhkan air," kata Menteri Basuki.

Karena menurutnya proyek tersebut memang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di seluruh Indonesia. Itu lah namanya proyek penyediaan air minum, jangan sudah banyak air dikasih proyek penyediaan air minum, saya kira Challenge-nya kurang,” kata Menteri Basuki.



(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya