Namun, kegiatan usaha utama perseroan yang telah dijalankan saat ini adalah kegiatan usaha di bidang restoran dan aktivitas perusahaan holding. Dalam rangka IPO, perseroan menunjuk Surya Fajar Sekuritas dan NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek. Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 23 perusahaan antre untuk melantai di pasar.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan, sebanyak 7 perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp2,1 triliun. Nyoman menyebutkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017 adalah empat perusahaan aset skala kecil (aset d ibawah Rp50 miliar), 10 perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp50-250 miliar).
“Serta sembilan perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp250 miliar),” papar Nyoman.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)