Dolar AS Menguat di Tengah Peluang Kenaikan Besar Bunga Fed

Antara, Jurnalis
Kamis 07 April 2022 07:35 WIB
Indeks Dolar AS menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Indeks dolar AS melonjak ke level tertinggi hampir dua tahun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar menguat setelah risalah pertemuan Federal Reserve terakhir memperkuat ekspektasi beberapa kenaikan suku bunga setengah persentase poin untuk mengendalikan inflasi yang melonjak.

Indeks dolar, yang mengukur nilai greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik ke 99,7780, level terkuat sejak akhir Mei 2020. Terakhir naik 0,1% di 99,588.

Pejabat Fed dalam sebuah risalah memandang kenaikan suku bunga besar dan kuat yang sesuai pada pertemuan mendatang, terutama jika tekanan inflasi meningkat. Mereka juga lebih suka kenaikan 50 basis poin dalam kisaran target untuk suku bunga dana federal pada pertemuan Maret.

"Ada kesadaran bahwa beberapa yang dovish telah mencapai wilayah kenaikan 50 basis poin dan kemungkinan itulah yang akan kita lihat pada beberapa pertemuan berikutnya karena tekanan inflasi tetap tinggi," kata Ryan Detrick, kepala ahli strategi pasar di LPL Financial di Charlotte, North Carolina.

"Ketidakpastian konflik Ukraina kemungkinan mencegah kenaikan 50 basis poin bulan lalu, sehingga bisa mengurangi kebijakan yang sangat hawkish. Tapi tetap saja, kami tahu beberapa kenaikan akan segera terjadi."

Pejabat Fed juga setuju untuk mengurangi neraca sebesar 95 juta dolar AS per bulan, --60 miliar dolar AS kepemilikan obligasi pemerintah dan 35 miliar dolar AS sekuritas yang didukung hipotek-- selama tiga bulan, menurut risalah pertemuan Maret.

Analis di Action Economics mengatakan pengurangan neraca 95 miliar dolar AS mendekati ekspektasi 100 miliar dolar AS per bulan.

Gubernur Fed Lael Brainard mengharapkan kombinasi kenaikan suku bunga dan pengurangan neraca yang cepat untuk membawa kebijakan moneter AS ke "posisi yang lebih netral" akhir tahun ini. "Pengetatan lebih lanjut akan mengikuti sesuai kebutuhan", tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya