JAKARTA - Bank Dunia sedang menyiapkan dana darurat sebesar USD170 miliar untuk membantu negara-negara termiskin yang dilanda krisis.
Presiden Bank Dunia David Malpass mengungkapkan utang yang tinggi dan inflasi menjadi dua masalah besar yang menghadang pertumbuhan global.
Malpass pun mengungkapkan keprihatinannya bagi negara-negara miskin yang menghadapi tingkat utang yang tinggi. Dia mencatat bahwa 60% negara-negara berpenghasilan rendah sudah menghadapi atau berisiko tinggi menghadapi kesulitan akan utangnya.
IMF Bilang Utang yang Tinggi Bisa Perlambat Pemulihan Negara
IMF memperingatkan bahwa tumpukan utang dari bisnis dan individu di seluruh dunia bisa memperlambat pemulihan ekonomi dari krisis pandemi. Demikian dikutip dari VOA Indonesia, Selasa (19/4/2022).
Pemerintah mengambil langkah-langkah luar biasa untuk mendukung ekonomi mereka ketika Covid-19 menyebar dua tahun lalu, termasuk menangguhkan pembayaran utang atau menawarkan pinjaman berskala besar.
(Feby Novalius)