SURABAYA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan Rp14,4 triliun untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022. Penyaluran bantuan tersebut dipastikan berjalan dengan tepat, akurat dan akuntabel.
Ida mengungkapkan, saat ini kondisi pandemi dan situasi ketenagakerjaan nasional terus membaik seiring pemulihan ekonomi yang terus diupayakan pemerintah.
Baca Juga: Lebaran, BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Tak Juga Cair
Pemulihan perekonomian salah satunya dilakukan dengan mendorong stabilitas pemulihan ekonomi nasional dalam konteks kondisi sosio ekonomi politik global yang sangat dinamis.
"Pemerintah terus mengupayakan program yang bertujuan untuk meringankan beban dunia usaha dan pekerja yang terdampak," kata Ida, Senin (2/5/2022).
Baca Juga: Resmi! Ini Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta, Siap-Siap Cek Rekening Ya
Dia mengatakan, Kemnaker tengah mempersiapkan instrumen kebijakan pelaksanaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022 dan memastikan program BSU dapat dijalankan dengan cepat, tepat, akurat dan akuntabel.
"Saya memohon doa dan dukungan dari saudara-saudara sekalian agar program ini bisa berjalan lancar dan memberi manfaat yang besar bagi pekerja dan perekonomian bangsa," ucapnya.
Ida menyebut, saat ini Kemnaker sedang meredefinisi konsepsi Hubungan Industrial Pancasila agar sesuai kondisi hubungan industrial di era industri 4.0 dengan menciptakan hubungan industrial yang harmonis dinamis dan berkeadilan.
"Saya berharap ada dukungan dari semua pihak utamanya dari buruh/pekerja dan pengusaha dalam proses penyusunan ini,"ujarnya.