Kawasan Industri Jababeka (KIJA) Berhasil Catat Pendapatan Rp2,49 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Kamis 05 Mei 2022 19:05 WIB
KIJA berhasil catat pendapatan. (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) dan entitas anak mencatakan total pendapatan sebesar Rp2,49 triliun pada tahun 2021. Realisasi tersebut meningkat 4% dibandingkan tahun 2020.

Perhitungan tersebut membuat laba bersih tahun berjalan KIJA meningkat menjadi Rp87,6 miliar pada tahun 2021, dibandingkan dengan Rp45,3 miliar pada tahun 2020. Demikian lapor perseroan di Keterbukaan Informasi, dikutip Kamis (5/5/2022).

Secara rinci, pos pemasukan dari penjualan properti mengalami peningkatan sebesar 3% dari Rp1,23 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp1,27 triliun pada 2021.

 BACA JUGA:Kupas Tuntas Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah, Simak IG Live MNC AM Sore Ini Pukul 16.00!

Hal ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan rumah, apartemen, ruang kantor, dan ruko dari Rp331,7 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp404,4 miliar pada tahun 2021.

Sebaliknya, terdapat penurunan pendapatan dari penjualan tanah dari Rp782,9 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp736,8 miliar pada tahun 2021.

Ini terjadi akibat berkurangnya kontribusi penjualan tanah dari wilayah Kendal pada tahun 2021 dibandingkan tahun 2020.

Penjualan tanah dari Kendal mengalami penurunan sebesar 22% dari 50,2 hektar pada tahun 2020 menjadi 37,5 hektar pada tahun 2021, sedangkan harga jual rata-rata di Kendal meningkat dari Rp1,25 juta per m2 pada 2020 menjadi Rp1,3 juta per m2 pada tahun 2021.

Pendapatan dari segmen infrastruktur perseroan (terutama listrik, air, air limbah, pengelolaan kawasan, dan pelabuhan) meningkat 6% dari Rp1,06 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp1,12 triliun pada 2021. Ini disebabkan adanya peningkatan pendapatan dari Jasa - Pemeliharaan dan Dry Port, yang masing-masing meningkat 14% dan 20%.

Sementara, pendapatan Leisure & Hospitality membukukan penurunan pendapatan sebesar 4% menjadi Rp94,3 miliar pada tahun 2021.

 BACA JUGA:Itama Ranoraya (IRRA) Raup Pendapatan Rp269,8 Miliar di Kuartal I-2022

Hal ini disebabkan oleh penurunan pendapatan dari segmen vila dan pariwisata sebesar Rp6,9 miliar pada tahun 2021.

Kontributor utama pada pilar Leisure & Hospitality berasal dari segmen golf, yang memberikan kontribusi 66% terhadap pendapatan pilar ini pada tahun 2021, dibandingkan dengan 59% pada tahun 2020.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya