Dia mencontohkan, ada di beberapa wilayah memproduksi magot. Namun, karena tidak punya ketrampilan dalam mengelola usaha magot, justru di ekspor ke luar negeri. Padahal, ungkap Pahala, jika di kelola dengan baik di dalam negeri, itu harganya fantastis.
"Magot itu hewan kecil yang menghasilkan pundi-pundi. Selain itu juga punya protein yang banyak. Kalau magot ini bisa diolah dengan baik, harga jualnya tinggi," terang Pahala.
Oleh sebab itu, dia kembali menekankan betapa pentingnya pelatihan bagi pelaku UMKM.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)