JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menerima tugas baru dari Presiden Joko Widodo. Menko Luhut diminta membereskan masalah minyak goreng.
Penugasan ini diberikan usai Presiden Jokowi membuka ekspor minyak goreng. Larangan ekspor minyak goreng dicabut setelah memperhatikan kondisi pasokan dan harga saat ini serta mempertimbangkan para tenaga kerja dan petani di industri sawit di Indonesia.
Berikut adalah fakta mengenai tugas baru Menko Luhut membereskan masalah minyak goreng yang dirangkum Okezone, Senin (30/5/2022).
1. Pantau Ketat Minyak Goreng
"Jadi sejak tiga hari lalu, saya mulai tangani masalah kelangkaan minyak goreng. Kita harap nanti tidak terlalu lama selesaikan hal ini," ujarnya.
Jokowi menyatakan bahwa pihak pemerintah akan terus memantau dan mengawasi dengan ketat untuk memastikan minyak goreng tersedia dengan harga terjangkau di tanah air.
2. Jadi Sutradara
Direktur Jenderal Kementerian Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, nantinya peran Luhut akan membantu seperti sutradara yang membantu proses pendistribusian minyak goreng melalui aplikasi milik pemerintah.
"Kita kan sudah ada sistem aplikasi untuk distribusi minyak goreng Pak Luhut itu semacam sutradaranyalah tapi pemimpinnya tetap pak Presiden," pungkas Dirjen Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan kepada wartawan dikutip, Selasa (24/5/2022).