JAKARTA - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), emiten yang bergerak di bidang daur ulang sampah botol plastik (PET), mencetak penjualan sebesar Rp184,8 miliar atau naik 22,2% pada kuartal I-2022.
Adapun laba bersih INOV juga melejit 3,5% menjadi sebesar Rp6,1 miliar, dibandingkan rugi yang dicapai pada periode sama tahun lalu sebanyak Rp158,25 juta.
Direktur INOV Victor Choi mengatakan bisnis daur ulang plastik kian marak dipergunakan dalam industri berkelanjutan.
BACA JUGA:Ubah Rugi Jadi Untung, Nusantara Pelabuhan Handal Raup Laba Bersih Rp5,6 Miliar di Kuartal I-2022
Menurutnya, kinerja awal tahun 2022 dapat berjalan dengan positif.
"Banyak perusahaan yang membutuhkan bahan baku daur ulang di tengah permintaan untuk pemenuhan bisnis berkelanjutan sehingga mendorong permintaan untuk produk-produk daur ulang (recycled) yang kami produksi," ujar Victor dalam keterangan resmi kepada MNC Portal Indonesia dikutip Jumat (3/6/2022).
Victor memaparkan entitas anak INOV yakni PT Plasticpay Teknologi Daurulang dipercaya untuk berkolaborasi dalam acara Bank Indonesia.
Pada acara ini Plasticpay bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan OVO sebagai platform untuk mengkonversikan Plasticpay Point yang didapatkan dari pengumpulan sampah botol plastik menjadi uang elektronik.
Sebagai catatan, kontribusi penjualan Re-PSF berkontribusi besar terhadap total penjualan INOV di kuartal I-2022 sebesar 73%.
Di sisi lain pada Kuartal I-2022 penjualan produk bukan tenunan (non-woven) yang berkontribusi sebesar 20% ke total penjualan INOV bertumbuh sebesar 17,2%.
"Memanfaatkan momentum ini INOV berhasil meraih kenaikan ekspor pada Kuartal I-2022 sebesar 13% dibandingkan dengan Kuartal IV-2021," tandasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)