Realisasi itu lebih rendah 40,49% dibandingkan posisi laba tahun 2020 sebesar Rp237,88 miliar.
Adapun pendapatan SCCO tahun 2021 tumbuh 8,66% menjadi Rp5,02 triliun, dibandingkan periode 2020 sebanyak Rp4,62 triliun. Kontribusi terbesar pemasukan tahun lalu berasal dari penjualan kabel sebesar Rp4,81 triliun.
Hingga kuartal I-2022, perseroan telah merealisasikan penjualan kabel sebanyak Rp1,61 triliun, lebih tinggi 23,51% dari periode sama tahun 2021 senilai Rp1,30 triliun.
Adapun capaian laba bersih selama tiga bulan pertama tahun ini sebanyak Rp86,17 miliar.
(Zuhirna Wulan Dilla)