Dia menyatakan sejauh ini populasi sapi yang masih sehat dan belum terindikasi PMK masih cukup banyak, sehingga peternak dan masyarakat tak perlu khawatir.
Apalagi berdasarkan laporan, populasi sapi yang belum terindikasi PMK lebih banyak dibandingkan yang terkena PMK.
"Di Malang saja daerah hijau kita masih lebih banyak. Populasi kita 18 juta oleh karena itu yang terkena PMK hanya 200 ribu sekian," tegasnya.
Bahkan, bantuan Rp10 juta per ekor sapi juga belum diputuskan kapan akan dicairkan.
Pasalnya Kementerian Pertanian (Kementan) juga masih fokus menyembuhkan sejumlah sapi yang terpapar PMK dan langkah pencegahan menjelang Idul Adha.
"Tentu ada tahapannya kita belum sampai ke situ dulu, supaya konsentrasi bagaiamana menyembuhkan konsentrasi idul kurban," tukasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)