Beban pokok penghasilan selama periode yang sama berjumlah USD346,86 juta juga naik 78,30% dari sebelumnya USD194,54 juta.
Secara terinci beban penjualan alat berat tercatat USD245,48 juta, beban penjualan suku cadang USD67,22 juta, jasa pemeliharaan USD32,85 juta dan jasa penyewaan alat berat USD1.29 juta. Dengan begitu, laba bruto yang tercatat sebesar USD116,40 juta.
Beberapa beban lainya juga tercatat meningkat seperti beban penjualan USD22,01 juta dari sebelumnya USD15,96 juta, beban umum dan administrasi USD24,89 juta dari sebelumnya USD22,40 juta, beban lainya juga naik USD1,32 juta dari 1.98 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Berbagai catatan positif ini berhasil meningkatkan laba per saham dasar USD0,066 per saham dari sebesar USD0,030 per saham. Sementara itu, total aset perseroan sampai dengan Maret 2022 tercatat sebesar USD304,64 juta juga meningkat 18,90% dari USD256,22 juta.
(Taufik Fajar)