JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV tahap I tahun 2022 dengan jumlah pokok hingga Rp2 triliun.
Rencana penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV dengan total target dana Rp8 triliun.
Dalam prospektus ringkasnya, dikutip Kamis (14/7/2022), dijelaskan bahwa surat utang ini akan diterbitkan dalam tiga seri.
BACA JUGA:IHSG Dibuka Melemah k 6.632, 10 Sektor Anjlok
Seri A memiliki tenor selama 5 tahun, Seri B 7 tahun, dan Seri C berjangka waktu selama 10 tahun.
"Dana bersih yang diperoleh perseroan dari hasil obligasi ini akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja, termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi dan biaya operasional untuk kegiatan usaha," tulis manajemen Chandra Asri dalam prospektus tersebut.
Dalam penerbitan Obligasi berperingkat idAA- ini, Chandra Asri akan dibantu oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yakni BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan Mandiri Sekuritas. Sedangkan Wali Amanat dipegang oleh Bank Tabungan Negara (BTN).
Pembayaran bunga obligasi emiten berkode saham TPIA ini akan dilakukan setiap tiga bulan sekali, sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi, terhitung sejak tanggal emisi.
Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 9 November 2022, sedangkan terakhir pada 9 Agustus 2027 untuk seri A, 9 Agustus 2029 untuk seri B, dan 9 Agustus 2032 untuk seri C.
Masa penawaran awal obligasi TPIA akan berlangsung pada 14-20 Juli 2022, dengan perkiraan tanggal efektif pada 29 Juli 2022, dan masa penawaran umum pada 2-4 Agustus 2022.
Selanjutnya, tanggal penjatahan diperkirakan pada 5 Agustus 2022, tanggal pengembalian uang pemesanan 9 Agustus 2022, tanggal distribusi obligasi secara elektronik atau tanggal emisi pada 9 Agustus 2022, dan perkiraan pencatatan (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Agustus 2022.
(Zuhirna Wulan Dilla)