Semangati UKM Terdampak Covid-19, Dirut Bank UMKM Jawa Timur: Harus Bangkit!

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 26 Juli 2022 09:57 WIB
Bank UMKM (Foto: Okezone)
Share :

SURABAYA - Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), termasuk nasabah Bank UMKM Jawa Timur, Bank BPR Jatim.

Dalam webinar persembahan Trijaya Networks "Indonesia UKM Forum", yang diadakan Radio Trijaya Surabaya, dan disiarkan di seluruh jaringan Radio Trijaya, Sabtu (23/7/2022), Direktur Utama Bank UMKM Jawa Timur Yudhi Wahyu memaparkan usahanya mendukung UMKM Jatim Go Global, dalam masa wabah ini.

Sebanyak 19 persen nasabah Bank UMKM Jawa Timur sempat terdampak pada awal pandemi. Tetapi seiring waktu, prosentase tersebut mengalami penurunan dan ekonomi yang tumbuh positif. Per Mei 2022, nasabah terdampak Covid-19 menjadi 16 persen dari total baki debet kelolaan.

"Dengan OJK, dari Rp 2,2 triliun, kita bisa restrukturisasi kredit Rp 365-an miliar. Alhamdullilah masih ter-manage semua dan tidak mati, betul-betul mati. Walaupun ada nol koma sekian persen memang butuh waktu untuk recovery," sebut Yudhi, Selasa (26/7/2022).

Covid-19 turut memberi dampak pada manajemen utama dari usaha nasabah, yang meninggal dunia. Namun Yudhi meyakini tidak terlalu banyak. "Kita diberi pelajaran dari Yang Mahakuasa, untuk mencari solusi dan manfaat," tuturnya.

Tetapi, wabah selanjutnya terjadi dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). "Karena kami punya (nasabah, Red.) petani dan peternah, ada dampaknya bagi kita, tetapi masih kita identifikasi dan Insya Allah, dampak PMK masih bisa ter-maintain, sehingga tidak menjadi bad debt," kata Yudhi yang juga menyebut hewan sapi, domba, dan ternak sebagai agunan tambahan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya