JAKARTA — Indeks Harga Sahan Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi menguat terbatas. Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks masih berpeluang menguat terbatas dari candle hanging man dan kondisi overbought.
“IHSG masih berpeluang rebound. IHSG masih di tutup di atas 200 day MA (6.793) untuk hari ke 6. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.602 - 7.070,” kata Andri dalam risetnya, Kamis (28/7/2022).
Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di posisi 6.908/6.931/6.964/7.004, sementara level support berada di 6.862/6.809/6.714/6.677, dengan perkiraan range 6.850 - 6.960.
Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 1,37%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik signifikan 2,62%, bahkan indeks Nasdaq mencatat kenaikan yang sangat tinggi sebesar 4,06%.
Sementara itu, sebagian besar bursa regional Asia Pasifik pada perdagangan kemarin mengalami penguatan, seperti Nikkei, BEI dan Kospi. Adapun Hang Seng terkoreksi cukup signifikan antara lain akibat penurunan saham properti.