IPO Hari Ini, Mora Telematika Indonesia Kumpulkan Dana Segar Rp1 Triliun

Viola Triamanda, Jurnalis
Senin 08 Agustus 2022 09:25 WIB
Mora Melantai di Bursa (Foto: Okezone)
Share :

Sehubungan dengan diterbitkannya seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham dan diimplementasikannya Program ESA, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sesudah Penawaran Umum Perdana Saham adalah PT Gema Lintas Benua sebanyak 30,17%, PT Candrakarya Multikreasi sebanyak 40,83%, PT Smart Telecom sebanyak 18,32%, Masyarakat sebanyak 10,65%, Program ESA sebanyak 0,03%, dengan jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan sebanyak 23,64 Miliar atau senilai Rp2,3 Triliun.

Untuk informasi, PT Mora Telematika Indonesia Tbk merupakan penyedia infrastruktur dan jaringan telekomunikasi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Pada tahun 2021, Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp4.18 triliun naik 11% dibandingkan kinerja yang dicapai pada tahun 2020 sebesar Rp3.76 triliun.

Pada Maret 2022, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1.02 triliun, naik sekitar 5% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp981 miliar.

Pada tahun 2021, Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp2,08 triliun naik sekitar 8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp1.93 triliun. Sedangkan Per Maret 2022, EBITDA tercatat sebesar Rp570 miliar naik lebih dari 9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp522 miliar.

Pada tahun 2021 Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp671 miliar sedangkan tahun 2020 sebesar Rp679 miliar. Pada Periode per Maret 2022, laba tahun berjalan tercatat sebesar Rp183 miliar, naik sekitar 0,9% pada periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp182 miliar.

Dari sisi aset, Perseroan pada akhir tahun 2021 memiliki total aset sebesar Rp14.56 triliun, sedangkan total aset pada tahun 2020 sebesar Rp13.39 triliun. Pada periode Maret 2022 total aset sebesar Rp14.41 triliun. Total liabilitas Perseroan pada tahun 2021 mencapai Rp10.01 triliun sedikit turun dari posisi liabilitas pada tahun 2020 yang sebesar Rp10.18 triliun. Pada periode Maret 2022 total liabilitas sebesar Rp9.67 triliun.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya