JAKARTA - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland mengantongi laba sebesar Rp 110,64 miliar pada enam bulan pertama tahun 2022. Angka itu naik 30,87% dari sebelumnya Rp 84,54 miliar.
Pendapatan perseroan hingga akhir Juni 2022 juga mengalami kenaikan sebesar 34,84% menjadi Rp 488,80 miliar dari sebelumnya Rp 362,47 miliar. Pendapatan dari segmen sewa ruangan tercatat sebesar Rp 91,46 miliar atau tumbuh 16,20% dari Rp 78,71 miliar.
Kemudian, pendapatan real estate naik sebesar 47,48% menjadi Rp 284,32 miliar dari Rp 192,78 miliar. Kemudian, pendapatan hotel tercatat sebesar Rp 50,34 miliar dari Rp 35,20 miliar.
Selanjutnya, pendapatan usaha lainnya yakni, jasa pemeliharaan, penjualan tiket, dan penagihan listrik, air serta gas tercatat sebesar Rp 62,66 miliar.
Di samping itu, beban langsung dan beban pokok pendapatan naik sebesar 46,29% menjadi Rp 233,38 miliar dari Rp 159,52 miliar. Beban pemasaran juga naik 30,30% dari Rp 17,84 miliar menjadi Rp 23,25 miliar dan beban administrasi naik menjadi Rp 105,18 miliar.
Sementara itu, total nilai aset Metland hingga akhir Juni 2022 tumbuh sebesar 3,84% menjadi Rp 6,65 triliun dibanding posisi akhir Desember 2021 sebesar Rp 6,40 triliun. Total liabilitas perseroan juga naik 6,03% menjadi Rp 2,12 triliun dan ekuitas sebesar Rp 4,53 triliun.