JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan ucapan duka citanya atas meninggalnya Hermanto Dardak. Airlangga pun datang langsung ke rumah duka pada pukul 16.03 WIB.
Airlangga mengaku sangat terkejut ketika mendengar kabar wafatnya beliau, pasalnya hubungan Airlangga dan almarhum sangat dekat.
"Saya sangat berduka atas kepergian beliau. Saya dan pak Hermanto sama-sama di persatuan insinyur Indonesia. Pak Hermanto pernah jadi ketua umum dan saya pun juga pernah" jelasnya saat ditemui di rumah duka, Sabtu (20/8/22).
Baca Juga: Sederet Karya Infrastruktur Hermanto Dardak, Wakil Menteri PU 2009-2014
Dia menambahkan, bahwa almarhum terkenal dengan sifat kekeluargaannya dan almarhum juga sangat dekat dengan berbagai kolega mulai dari alumni, enginer, dan yang lainnya.
"Beliau sangat bersahaja, beliau sangat baik dan menjadi teladan, profesi maupun hubungannya dengan kolega juga sangat baik" tandasnya.
Baca Juga: Mantan Wamen PUPR Hermanto Dardak Dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata
Sebagai informasi, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Periode 2009-2014 Hermanto Dardak tutup usia pada usia 65 tahun setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Pemalang-Batang KM 341+400 B, Sabtu (20/8) pukul 03.25 WIB.
Segenap pimpinan dan pegawai Kementerian PUPR menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang berjasa besar dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Berdasarkan catatan Kementerian PUPR, Sabtu (20/8/2022), beberapa karya beliau saat menjabat di Kementerian PU, antara lain pembangunan Jembatan Suramadu di Jawa Timur.
Jembatan Kelok 9 di Sumbar, perencanaan Jembatan Selat Sunda dan turut melahirkan UU No. 26/2007 tentang Penataan Ruang dan UU No. 11/2014 tentang Keinsinyuran yang disusun bersama tim Persatuan Insinyur Indonesia.
(Feby Novalius)