JAKARTA - PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) meraih kinerja keuangan negatif di paruh pertama 2022. Pasalnya, emiten distribusi produk digital ini membukukan laba bersih Rp 16,5 miliar atau turun tajam 65,24% dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp 47,5 miliar.
Sebaliknya, penjualan neto perseroan tercatat sebesar Rp6,31 triliun di enam bulan pertama 2022. Penjualan ini meningkat 0,68% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp6,26 triliun.
Pendapatan perseroan diperoleh dari agregator produk digital sebesar Rp4,82 triliun, produk dan jasa digital Rp1,17 triliun, penjualan grosir digital Rp130,6 miliar dan iklan berbasis cloud digital Rp79,8 miliar.
Lalu pendapatan dari audio visual as a services sebesar Rp43,5 miliar, produk dan layanan energi bersih Rp6,7 miliar, serta konten dan hiburan Rp1,6 miliar.
Sementara itu, beban pokok pendapatan perseroan juga tercatat meningkat dari Rp6,15 triliun, menjadi Rp6,17 triliun di semester I/2022, atau naik 0,25%. Meski beban pokok pendapatan naik, MCAS tercatat masih membukukan laba kotor sebesar 25,08%, menjadi Rp135,2 miliar, dari 108,17 miliar secara tahunan.
Adapun hingga semester I/2022, MCAS mencatatkan total aset senilai Rp2,2 triliun, dari Rp2,13 triliun di akhir 2021.