Seperti diketahui, pada awal pekan ini saham TAMA sempat melonjak dari level gocapnya. Hal itu tampak dimanfaatkan oleh sejumlah investor untuk mengeksekusi penjualan.
Sayangnya, transaksi yang tidak likuid membuat TAMA, pada penutupan Kamis (8/9), masih terjerat di harga Rp50 per saham, dengan performa yang tertekan 10,71% dalam sepekan.
(Zuhirna Wulan Dilla)