JAKARTA - Pemerintah terus menggenjot dua Proyek Strategis Nasional (PSN), yaitu Tol Jakarta - Cikampek (Japek) II Selatan serta Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB).
Kedua proyek tersebut digadang-gadang akan meningkatkan efektivitas mobilitas masyarakat dari dua Ibu Kota provinsi itu.
Kendati demikian, jika dihitung dari waktu tempuh perjalanan, KCJB diperkirakan akan menjadi opsi tercepat yang bisa ditempuh masyarakat bila ingin bepergian dari Jakarta ke Bandung ataupun sebaliknya.
BACA JUGA:Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tiba, Jadi yang Pertama di Asia Tenggara
“Jakarta - Bandung bisa 1 jam melalui tol (Japek II) itu tidak sampai ke pusat kota karena akan antre di pintu tol. Kalau KCJB bisa sampai pusat kota (dalam waktu 1 jam) walau harus berganti rangkaian kereta,” ujar pengamat transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno, saat dihubungi, Jumat (9/6/2022).
Diketahui, waktu tempuh melalui Tol Japek II Selatan dari Jatiasih (Bekasi) sampai Sadang (Purwakarta) diperkirakan memakan waktu 1 jam, sementara untuk menuju Kota Bandung masih membutuhkan jarak tempuh sekitar 50 km lagi.
Sementara Kereta Cepat akan menghubungkan Stasiun Halim di Jakarta dengan Stasiun Padalarang di Kabupaten Bandung Barat dalam waktu 36 menit, sementara waktu tempuh dari Stasiun Halim ke Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung akan menempuh waktu 45 menit.
Jika dilanjut dengan kereta feeder dari Stasiun Padalarang ke pusat Kota Bandung dengan waktu tempuh 18 menit, maka total waktu tempuh Jakarta - Bandung maupun sebaliknya kurang lebih hanya memakan waktu 1 jam.