Saham diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui perantara perusahaan sekuritas. Perdagangan saham berlangsung setiap hari kerja sejak pagi hingga sore hari. Sementara emas bisa diperjualbelikan di berbagai gerai penjualan emas baik yang dikelola perusahaan tambang emas milik pemerintah, maupun perusahaan-perusahaan swasta.
Saat ini investasi emas juga banyak dilakukan secara online atau tidak dalam bentuk fisik. Sehingga tidak menyulitkan dalam menyimpan, membeli, dan menjual kembali emas tersebut. Ketika inflasi tergolong tinggi, hal ini tidak menutup kemungkinan berinvestasi saham bisa memberikan keuntungan yang besar. Namun, bisa jadi situasi ekonomi yang terus memburuk membuat harga saham umumnya akan turun, sebaliknya investasi emas justru akan menjadi alternatif untuk menyelamatkan aset keuangan.
Nah, setelah mengetahui karakteristik dari investasi saham dan emas, pilihlah investasi sesuai kebutuhan dan kondisi finansial para investor agar mendapatkan keuntungan yang diinginkan, dengan tetap melakukan analisis pada masing-masing risiko investasi.
TIM BEI
(Feby Novalius)