"Disamping rel dan OCS kami juga melakukan persiapan lain, seperti persiapan Comprehensive Inspection Train (CIT) atau kereta inspeksi dan juga persiapan area depo dan stasiun. Mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik, secara bertahap persiapan untuk kegiatan G20 semakin matang," kata Rahadian.
Keluarga besar proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung terus melakukan persiapan jelang gelaran G20 pada November mendatang. Seperti yang diketahui, pada gelaran G20 nanti, proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung akan ditinjau oleh Presiden RI, Joko Widodo dan Presiden China, Xi Jinping. Nantinya, Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping akan melihat kecanggihan teknologi Electric Multiple Unit atau EMU dan melakukan uji dinamis sepanjang 15 km.
Rahadian pun memohon doa dan dukungan pada masyarakat agar proses pembangunan proyek KCJB bisa berjalan dengan lancar. Bukan hanya untuk gelaran G20 tapi hingga pelaksanaan operasional.
"Mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proyek KCJB ini bisa berjalan sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan. Kami keluarga besar KCJB akan berusaha semaksimal mungkin agar target yang sudah ditetapkan bisa terwujud dengan baik," ujarnya.
(Taufik Fajar)