"Mengangkat tema Growing Stronger Together, ini menyatukan tekad dan kebersamaan mencapai target produksi yang sudah ditetapkan bersama," jelasnya.
Dalam laporannya kepada Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Wisnu membeberkan target dari PT Putra Muba Coal, PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal, PT Indonesia Batu Prima Energi dan PT Arthaco Prima Energi.
Di mana Wisnu menjelaskan bahwa target dari ke empat anak perusahaan IATA mencapai 10 juta ton di tahun 2023.
Adapun tahun 2022 sendiri, IATA sudah memproduksi sebanyak 5 juta ton batu bara.
(Zuhirna Wulan Dilla)