Para perawat dijadwalkan mogok pada hari Kamis dan sekali lagi pada 20 Desember, menambah tekanan terhadap layanan kesehatan masyarakat yang sudah tertekan akibat kekurangan staf.
Sementara itu, Kepala Royal College of Nurses (Serikat Perawat) mengatakan kepada Sky News bahwa pertemuan dengan pemerintah pada hari Senin mengecewakan dan tidak membuat kemajuan untuk mencegah rencana pemogokan.
“Saya masuk ke ruang pertemuan dengan membawa harapan dan keluar tanpa (kesepakatan) satu sen pun,” kata Pat Cullen.
Anggota kabinet Oliver Dowden, yang memimpin rapat komite tanggap darurat pemerintah pada hari Senin, mengatakan, pemerintah telah berkonsultasi mengenai kenaikan gaji di sektor publik dengan sebuah badan pengevaluasi gaji independen, dan mendesak serikat-serikat pekerja agar membatalkan pemogokan.
(Feby Novalius)