Lolos dari Jeratan Pailit, Dirut Garuda Pede Homologasi Segera Rampung

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Selasa 27 Desember 2022 16:48 WIB
Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk menyampaikan optimisme soal seluruh tahapan homologasi atau kesepakatan damai dengan kreditur akan rampung beberapa hari ke depan.

Hal itu diungkap oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra optimis seluruh tahapan homologasi atau kesepakatan damai dengan kreditur akan rampung beberapa hari ke depan.

Saat ini ada sejumlah tahapan yang harus difinalisasikan emiten bersandi saham GIAA tersebut.

Irfan sendiri enggan menyebut tahapan yang dimaksudkan.

 BACA JUGA:Garuda Indonesia Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga Tiket Pesawat Jelang Nataru

"Seluruh perjanjian homologasi kita harapkan bisa diselesaikan dalam beberapa hari ke depan. Sehingga komitmen Garuda di PKPU dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya," ungkap Irfan saat Public Expo GIAA 2022, Selasa (27/12/2022).

Homologasi Garuda Indonesia diperoleh pada Juni 2022 lalu.

Dengan kesepakatan damai ini, Garuda resmi melakukan restrukturisasi utang senilai Rp142 triliun.

Hal itu ditetapkan di dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat .

"Ada beberapa hal yang harus kita finalisasi, tapi Insya Allah kita selesaikan dalam satu, dua hari ke depan," tuturnya.

Irfan optimis setelah tahapan restrukturisasi rampung, maka kinerja Garuda semakin membaik.

Maskapai penerbangan pelat merah ini tengah fokus pada perbaikan bisnis model dengan mengutamakan tiga hal yakni menjadi perusahaan yang lebih simple, profitable, dan full service.

"Kami sampaikan di PKPU kepada kreditur yang lain, ke seluruh kreditur, bisnis model kita ke depan akan mengutamakan tiga hal yaitu kita akan menjadi perusahaan yang lebih simple, profitable, dan fokus ke full service," kata dia.

Selain itu, perusahaan juga fokus pada ceruk pasar penerbangan domestik dan beberapa rute internasional. Untuk penerbangan internasional harus menguntungkan dan membantu ekspor produk dalam negeri.

"Fokus kami tetap dipenerbangan domestik dan beberapa rute international. Tentu penerbangan rute rute tersebut kita pastikan memenuhi dua persyaratan pertama menguntungkan, kedua membantu ekspor produk dalam negeri," ucapnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya