“Karena dengan cara itu gua bisa makan gitu. Kalo enggak begitu, ya gua enggak bakal bisa makan dan ngelanjutin hidup gua gitu,” ujar Andika.
Dia juga menambahkan bahwa selama hidup di jalanan, bisa tidur di tempat apapun seperti menumpang di rumah teman, di depan musholla, dan emperan toko.
Tak disangka, Andika memiliki keinginan untuk kembali bersekolah setelah melihat anak-anak sebayanya berangkat sekolah menggunakan seragam. Ia pun meminta kepada sang ayah untuk disekolahkan kembali.
Namun karena biaya yang terbatas, sang ayah pun menyarankan Andika untuk bersekolah di Sekolah Masjid Terminal Depok atau yang lebih dikenal dengan Sekolah Master.
Sekolah ini gratis dan memang dikhususkan untuk anak-anak jalanan, masyarakat tak mampu, pemulung, pengamen, dan lain sebagainya.
Andika mengatakan bahwa semua pengalaman yang ia rasakan dan alami semasa sekolah hingga menjadi anak jalanan mendorongnya untuk menjadi CEO seperti sekarang ini.
“Waktu gua sekolah, bahkan sebelum gua masuk SMA kan memang gua udah ngelakuin pekerjaan apapun yang bisa ngehasilin, gitu. Maka ketika sekolah, gua enggak berhenti untuk jualan. Jadi dulu pas di sekolah master gua jualan produk-produk kayak roti, kacang. Gua juga pernah jualan plastik di pasar, di daerah Depok dari SMA. Dan kuliah itu gua enggak pernah berhenti jualan. Kenapa? Karena gua butuh uang, gitu. Jadi, pengalaman itu yang sebenernya enggak pernah gua sangka ternyata nganterin gua jadi orang yang kayak sekarang, gitu,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Selasa (10/1/2023).
Buat yang penasaran dengan cerita lebih detailnya, langsung aja cek videonya hanya di YouTube Channel CameoProject, ya!
(Zuhirna Wulan Dilla)