"Beras kami hold dulu, walaupun kami sudah ada hitungannya karena harga hari ini memang harga di luar daripada kalkulasi kita semua, kami tunggu dulu Ketua. Tapi kalkulasi, diskusi, antar kementerian, lembaga, pelaku usaha sudah kami lakukan ketua, cuma kami masih menunggu sampai kondisi benar-benar normal," jelasnya.
Sehingga pengakuan Arief membuat kaget Ketua Komisi VI DPR Sudin.
Dia lalu mempertanyakan surplus beras yang diklaim Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu.
"Berarti yang surplus itu bohong dong.Saya tanya dulu yang awal, yang katanya surplus itu bohong dong?" tanya Sudin.
Arief pun mengatakan bahwa Indonesia selama 6 bulan terakhir justru mengalami defisit beras.
"Dalam 6 bulan terakhir defisit ketua," jawabnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)