Dirut Bulog Cerita Diancam soal Impor Kedelai

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Kamis 02 Februari 2023 14:49 WIB
Ilustrasi kedelai. (Foto: Freepik)
Share :

"Saya tidak mau sebut nama negaranya, kalau saya sebutin negaranya di kunci lagi, nanti dipersulit lagi karena ini sudah melakukan kartel gitu lho, jadi gak mudah, saya bilang," ujar Buwas saat konferensi pers, Jakarta, Kamis (2/2/2/2023).

Perdagangan kedelai, lanjut Buwas, ada pihak yang berkuasa lantaran nilai investasinya jumbo.

Kekuasaan mengendalikan pasar inilah yang dipertahankan pihak tertentu.

"Jadi yang sudah menguasai satu jenis barang di sini dia pasti bertahan, apalagi dia sudah main investasi di sini, pasti. Begitu saya mau datangkan pasti ada ancaman, betul enggak kira-kira?," jelasnya.

Meski mengaku bisa mendatangkan ratusan ribu ton kedelai impor, hingga kini Bulog tak kunjung merealisasikan kerja sama itu. Buwas mengaku lantaran terkendala izin dan prosedur karantina.

Dia juga menjelaskan, setiap penugasan yang dijalankan perusahaan harus memiliki legalitas. Baik mendatangan hingga mendistribusikan kepada perajin tahu dan tempe.

"Izin impornya belum, tapi penugasannya sudah. Tapi penugasan itukan harus ada proses, legalitasnya kan sampai kita mendapatkan secara legalitas tadi, mendatangkan, membeli, sebenarnya sudah kita telusuri semua," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya