Artinya, setelah itu Perum Bulog akan menyerap beras dari hasil panen raya petani.
"Ya udah fix (setop impor berasnya) tanggal 16 Februari. Kan kemarin udah masuk 190 ribu ton sekarang sisanya dari 300 ribu ton, nah itu terakhir masuk 16 Februari," jelasnya.
Sehingga dia berharap hal ini bisa menstabilkan kembali harga beras di pasaran.
(Zuhirna Wulan Dilla)