JAKARTA – Indeks dolar AS kokoh terhadap Euro hingga Poundsterling pada perdagangan kemarin. Dolar naik setelah Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin, sementara Bank Sentral Inggris (BoE) mengadopsi nada inflasi yang lebih dovish.
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, terangkat 0,74% menjadi 101,71, demikian dilansir dari Antara, Jumat (3/2/2023).
ECB mencatat setidaknya satu kenaikan lagi dengan besaran yang sama bulan depan dan mengatakan akan mengevaluasi jalur kebijakan moneter selanjutnya. BoE juga menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin dan membatalkan janjinya untuk terus menaikkannya "secara paksa" jika diperlukan, dan mengatakan bahwa inflasi mungkin telah mencapai puncaknya.
"ECB kurang lebih sejalan dengan ekspektasi dan BoE terdengar sedikit lebih dovish, jadi saya pikir itu membantu memperlambat penurunan dolar," kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Convera di Washington.
“Anda dapat merasakan bahwa para gubernur bank sentral mengambil sedikit kenyamanan dari inflasi yang bergerak ke arah yang benar,” katanya lagi.