Bakat menulisnya juga mengantarkannya untuk kuliah di bidang bahasa. Ia menempuh pendidikan bahasa Inggris di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Sudah ada sekitar 27 buku fiksi yang ditulis oleh Sapardi, diantaranya Duka-Mu Abadi, Membunuh Orang Gila dan Namaku Sita.
Sapardi juga setidaknya menulis 8 buku nonfiksi yang semuanya menjadi rujukan penting di dunia kesusastraan Indonesia, seperti Sastra Lisan Indonesia dan Sosiologi Sastra.
Tidak hanya menulis karya sastra, Sapardi juga membagikan ilmunya dengan mengajar. Setelah setahun pindah ke Jakarta pada tahun 1974, Sapardi mulai mengajar di Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Sapardi juga pernah menjabat sebagai dekan FIB UI periode 1995-1999 dan menjadi guru besar. Pada masa tersebut, ia juga menjadi redaktur majalah Horison, Basis, Kalam, Pembinaan Bahasa Indonesia, Majalah Ilmu-ilmu Sastra Indonesia, dan country editor majalah Tenggara di Kuala Lumpur.
Sudah banyak penghargaan yang diterima Sapardi diantaranya SEA Write Award dan penghargaan Achmad Bakrie.
(RIN)
(Rani Hardjanti)