"Indonesia dan kelima negara Asean sudah menandatangani MoU untuk konektivitas lintas batas dalam pembayaran. Dan tahun ini Kami akan maju ke semua anggota Asean dan memanfaatkan alasan besar untuk inklusi keuangan dan ekonomi diseluruh spektrum masyarakat yang luas, termasuk UMKM," ujarnya.
Agenda yang terakhir atau ketiga adalah dinamika pasar keuangan global. Di mana hal tersebut sangat berpengaruh pada siklus kenaikan suku bunga yang cepat oleh bank-bank sentral utama.
"Ini lebih penting untuk pasar negara berkembang karena sektor eksternalnya dari konsekuensi yang tidak diinginkan dalam aspek ini. Kita sudah memperkuat ekonomi kita melalui kebijakan ekonomi makro yang hati-hati menjadi moneter fiskal. Stabilitas sistem keuangan juga kita perkuat dan ketahanan eksternal kita perkuat," ujarnya.
(Taufik Fajar)