Sementara kendaraan menuju Semarang tercatat ada 127.212 kendaraan atau naik 224,2 persen dari lalu lintas normal 39.243 kendaraan.
Di wilayah Jawa Timur, 60.265 kendaraan meninggalkan Surabaya melalui GT Warugunung, naik 87,3% dari lalu lintas normal 32.180 kendaraan.
Sedangkan kendaraan menuju Surabaya melalui GT Warugunung tercatat 90.575 kendaraan, naik 157,4 persen terhadap lalu lintas normal 35.185 kendaraan.
Di GT Kejapanan Utama, 89.292 kendaraan meninggalkan Surabaya, naik 64,4% dari lalu lintas normal 54.320 kendaraan. Dan 95.570 kendaraan tercatat menuju Surabaya, naik 82,8% dibandingkan lalu lintas normal 52.295 kendaraan.
Terakhir di GT Singosari, 43.294 kendaraan meninggalkan Malang, naik 114,9% dari lalu lintas normal 20.150 kendaraan dan 39.300 kendaraan menuju Malang, naik 85,2% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 21.216 kendaraan.
Ria mengimbau pengguna jalan berhati-hati saat berkendara, patuhi rambu-rambu, ikuti arahan petugas di lapangan, serta pastikan kecukupan perbekalan, saldo e-toll, dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman.
"Siapkan saldo e-toll minimal Rp500.000 untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta untuk menghindari kekurangan saldo saat melakukan transaksi di GT Cikampek Utama," katanya.
Saat memasuki GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu dan arahan petugas karena gangguan sekecil apapun yang terjadi akan berdampak pada arus lalu lintas yang ada hingga mengakibatkan antrean kendaraan.
(Zuhirna Wulan Dilla)