Intiland (DILD) Balik Rugi Jadi Laba Rp30,38 Miliar di Kuartal I-2023

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis
Rabu 24 Mei 2023 14:17 WIB
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
Share :

Jumlah tersebut melonjak 246,5% dibanding perolehan kuartal I tahun 2022 yang sebesar Rp393,4 miliar. Adapun, pendapatan pengembangan diperoleh dari tiga segmen yakni mixed-use dan high rise, kawasan perumahan, dan kawasan industri.

Sumber pendapatan usaha berikutnya bersumber dari pendapatan berkelanjutan atau recurring income yang diperoleh dari segmen properti investasi. Sumber pendapatan usaha ini tercatat memberikan kontribusi Rp180 miliar atau sebesar 11,7% dari keseluruhan.

“Pendapatan dari recurring income mengalami kenaikan 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp169,1 miliar,” ujar Archied.

Archied menjelaskan, jika ditinjau dari segmen pengembangan proyek, pendapatan dari segmen mixed-use dan high rise memberikan kontribusi terbesar yakni mencapai Rp1,18 triliun, atau 76,8%. Kontribusi tersebut meningkat sebesar 877,5% dibandingkan kuartal I tahun 2022 senilai Rp121,3 miliar.

Lebih lanjut, kontributor berikutnya berasal dari segmen properti investasi sebesar Rp180 miliar atau 11,7% dari keseluruhan. Pendapatan dari segmen ini mengalami kenaikan 6,5% dibandingkan perolehan kuartal I tahun 2022 senilai Rp169,1 miliar.

Segmen pengembangan kawasan perumahan mencatatkan kontribusi sebesar Rp134,1 miliar atau 8,7% dari keseluruhan. Kontribusi dari segmen ini menurun 19,3% dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp166,1 miliar.

Kontributor berikutnya berasal dari segmen kawasan industri yang menyumbang pendapatan usaha Rp43,4 miliar atau 2,8% dari total. Jumlah tersebut mengalami penurunan 59% dibanding kuartal I tahun 2022 senilai Rp106 miliar.

Archied menuturkan, pertumbuhan pendapatan usaha merupakan pencapaian yang cukup baik di tengah kondisi dan tantangan di sektor properti nasional. Ke depan, perseroan berupaya untuk menjaga tren pertumbuhan melalui pengembangan dari proyek-proyek berjalan, maupun melalui proyek baru.

“Selain itu, untuk meningkatkan kinerja usaha perlu upaya sungguh-sungguh dari seluruh organ perusahaan, termasuk para pemangku kepentingan,” pungkas Archied.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya