3. China
Pemerintah China saat ini khawatir dengan menurunnya tingkat kelahiran dan data resmi yang dikeluarkan pada Januari lalu menunjukkan bahwa jumlah penduduk menurun untuk pertama kalinya dalam enam dekade.
Kondisi tersebut membuat bisnis pengasuh bayi tersebut cukup menjanjikan, setidaknya untuk jangka pendek.
Sebuah kelompok yang terdiri atas puluhan wanita di China menggunakan seragam tenaga kerja warna merah muda, tampak berdiri berjejer di sebuah ruangan kelas, dengan wajah serius memijat dan membaringkan boneka bayi
Mereka adalah peserta di Pusat Pelatihan Yipeitong di Shanghai yang berasal dari berbagai daerah di China untuk belajar menjadi "yue sao" atau pengasuh yang akan merawat ibu dan bayi, khususnya pada bulan pertama setelah melahirkan.
Di Shanghai misalnya, biaya les privat lebih dari 200 yuan (sekitar Rp443 ribu) per jam, les musik lebih dari 400 yuan (sekitar Rp886 ribu), sementara kegiatan olahraga dan sains berkisar antara 6.000 sampai 8.000 yuan (sekitar Rp13,3 - Rp17,7 juta) per pekan pada masa liburan.
(Feby Novalius)