JAKARTA - 5 cara yang harus dilakukan jika harga saham turun drastis. Saat bursa saham mengalami anjlok dan turun drastis, banyak investor yang sering merasa panik dan langsung menjual saham mereka.
Padahal, saham yang mengalami penurunan drastis tidak selalu menyebabkan kerugian. Bahkan, hal tersebut bisa saja dimanfaatkan sebagai peluang untuk membeli saham yang nilainya sedang turun tetapi memiliki kinerja yang baik.
Untuk itu, berikut ini Okezone merangkum 5 cara yang harus dilakukan jika harga saham turun drastis, Kamis (8/6/2023).
1. Jangan langsung menjual saham
Saat pasar saham sedang mengalami penurunan yang drastis, tentunya menimbulkan kepanikan bagi investor. Namun, jangan langsung menjual saham anda saat harga saham sedang turun. Tunggulah hingga kepanikan mereda dan harga saham stabil. Saat pasar saham mulai berbalik arah dari merah ke hijau, barulah anda bisa mulai melirik saham-saham yang menarik untuk dikoleksi dengan harga diskon.
2. Tetap simpan saham
Selanjutnya, tetaplah simpan saham yang sudah anda miliki. Terlebih jika saham yang anda miliki saham big cap atau blue chips yang berkapitalisasi pasar besar dengan fundamental yang baik. Pasalnya, saham jenis ini paling cepat rebound setelah penurunan IHSG. Sebagai informasi, cara ini hanya berlaku jika anda berinvestasi saham menggunakan dana idle karena tentunya butuh waktu untuk portofolio saham yang anda miliki untuk kembali ke level harga pembelian awal atau harga wajarnya.