Laporan LPEM FEB UI itu juga menyebut, FIFA Matchday Indonesia vs Argentina berpotensi menciptakan tambahan perputaran uang (output ekonomi) bagi perekonomian Indonesia sekitar Rp965 miliar atau hampir Rp1 triliun.
Adapun hasil penelitian Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyebutkan bahwa laga Indonesia vs Argentina ini diproyeksikan mendulang perputaran uang sebesar Rp500 miliar.
Menurut Peneliti INDEF Ahmad Heri Firdaus perputaran uang bisa didapatkan tak hanya dari segi penjualan tiket. Namun juga dari aspek-aspek terdampak lainnya.
“Dilihat dari berbagai aspek seperti merchandise, hak siar, sponsorship, akomodasi, transportasi, pelaku industri makanan dan minuman, termasuk ke pelaku UMKM di sektor tersebut membuat perputaran uang bisa mencapai kurang lebih Rp500 miliar," ujarnya.
Diperkirakan sampai menjelang hari-H kegiatan ekonomi mulai dari hulu hingga ke hilirnya hingga ke industri turunannya akan semakin ramai karena terdorong pertandingan yang akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
(Dani Jumadil Akhir)