JAKARTA - Pembangunan infrastruktur tetap memperhatikan lingkungan sekitar. Seperti pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang tetap menjaga habita asli Gajar Sumatera di sekitaran jalan.
Di ruas tol Trans Sumatera tersebut terdapat jalan bebas hambatan untuk gajah lewat dengan aman. Tol Pekanbaru-Dumai punya lima terowongan yang khusus dibangun sebagai perlintasan gajah.
"Nah, agar mobilitas kawanan gajah ini tidak terganggu, ada terowongan yang khusus dibangun agar mereka bisa tetap melintas dengan aman dan nyaman," tulis PUPR_Binamarga di Instagramnya.
Terowongan tersebut dibangun dengan bentang 25-45 meter dan tinggi 5,1 meter lengkap dengan tanaman hijau agar menyerupai habitan asli si Gajah Sumatera.
Keberadaan terowongan gajah adalah sebuah upaya agar pembangunan infrastruktur sedapat mungkin tetap selaras dengan kelestarian lingkungan hidup.
Sebagai informasi, Tol Pekanbaru – Dumai memiliki panjang 131,48 km. Kehadiran tol ini akan meningkatkan konektivitas antara Ibu Kota Provinsi riau dengan Kota Dumai sebagai kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agribisnis yang maju.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri sehingga akan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di Sumatera.
“Tol ini akan memperpendek jarak tempuh antara Pekanbaru – Dumai menjadi 131 kilometer di mana kalau melalui jalan nasional jaraknya 200 kilometer. Saya kira truk pengangkut bahan seperti sawit bisa pindah menggunakan jalan tol dengan pertimbangan hitungan waktu. Dengan tol ini, pengguna dapat menghitung waktu perjalanan bahan dari asal sampai ke pabrik,” ungkap Basuki.
Tol Pekanbaru – Dumai terdiri dari enam seksi yakni Seksi I Pekanbaru – Minas (9,5 km), Seksi II Minas – Petapahan (24,1 km), Seksi III Petapahan – Kandis Utara (16,9 km), Seksi IV Kandis Utara – Duri Selatan (26,25 km), Duri Selatan – Duri Utara (29,4 km), dan Seksi VI Duri Utara – Dumai (25,44 km). Tol ini dilengkapi dengan 10 Tempat Peristirahatan dan Pelayanan (TIP), yang terdiri dari 5 TIP arah Kota Pekanbaru dan 5 TIP lainnya arah Kota Dumai.