Sebelumnya, pada kuartal I-2022, HEXA membukukan beban pokok penghasilan senilai USD346,8 juta. Meski beban meningkat, HEXA masih mencatatkan laba bruto senilai USD124,9 juta, atau naik 7,36% dari USD116,4 juta secara tahunan atau year on year.
Adapun hingga kuartal I/2023, HEXA mencatatkan total aset senilai US$463,3 juta, naik dari akhir Desember 2022 sebesar USD304,6 juta. Aset lancar berupa kas dan bank HEXA naik menjadi USD26,68 juta di kuartal I-2023, dari USD16,38 juta di akhir 2022.
Sementara itu, total liabilitas HEXA juga meningkat menjadi USD297,57 juta di akhir Maret 2023, dari USD144,94 juta di akhir Desember 2022. Adapun total ekuitas HEXA juga naik menjadi USD165,7 juta di 31 Maret 2023, dari USD159,7 juta di 31 Desember 2022.
(Taufik Fajar)