Selain itu, Euromonitor juga mencatat Indonesia memiliki industri film domestik yang besar dan berkembang, yang diproyeksikan berkontribusi terhadap Gross Box Office (GBO) Indonesia pada 2023 sebesar 51%.
Sebagai informasi Cinema XXI membukukan pendapatan sebesar Rp4,40 triliun, atau meningkat, dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,28 triliun.
Pendapatan pada 2022 terutama ditopang oleh penjualan tiket bioskop sebesar 61% penjualan makanan dan minuman sebesar 33%, iklan sebesar 3%, dan digital platform sebesar 3%.
Seiring dengan itu, perseroan membukukan laba bersih Rp506 miliar pada 2022, dari sebelumnya rugi Rp354 miliar pada 2021, dengan EBITDA sebesar Rp1,44 triliun pada 2022, dari sebelumnya Rp329 miliar pada 2021.
(Feby Novalius)