"Inilah legacy terbaik dari Presiden Joko Widodo yang diberikan untuk generasi penerus bangsa dalam 20 atau bahkan 50 tahun ke depan. Saya ingin anak-anak muda Indonesia punya semangat untuk tidak gentar terhadap semua tekanan yang diberikan kepada bangsamu," katanya.
Lebih lanjut, Luhut mengatakan bahwa program hilirisasi akan terus dilakukan meski banyak keraguan dari pihak lain.
Menurut Luhut selama program ini berjalan sesuai dengan jalur tidak ada kata menyerah melakukan program hilirisasi.
Selain kunjungan ke Australia, Luhut bersama Presiden Jokowi juga melakukan kunjungan ke Papua New Guinea (PNG) untuk membuka peluang kerjasama ekonomi.
"Dan sekali lagi, hilirisasi mineral jadi fokus kerjasama bilateral kedua negara, karena PNG juga melihat potensi besar program ini untuk mengentaskan kemiskinan di sana. Untuk itulah, Presiden @jokowi dan Prime Minister James Marape sepakat membentuk task force untuk menindaklanjuti hal ini," katanya.
(Zuhirna Wulan Dilla)