Kemudian industrialisasi perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing yang diterjemahkan di Kementerian Kelautan dan Perikanan mulai dari penangkapan yang terukur dan lain sebagainya.
BACA JUGA:
Strategi yang berikutnya adalah pariwisata bahari yang inklusif. Suharso mengatakan, strategi-strategi tersebut masih bersifat kontinental, padahal menurut Suharso Indonesia bisa melakukan lebih dari itu.
"Kalau kita lihat semua the way of thinkingnya basically ini masih kontinen, buat saya masih kontinen, karena kita mau bangun jalan tol di laut sebagai bagian dari transportasi logistik. Ini nggak salah tapi sebenarnya ada yang lebih dari itu yang bisa kita lakukan, itu yang disebut dengan peradaban maritim," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)