JAKARTA - Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh mencapai 5,33 % di 2023 setelah pandemi Covid-19.
Industri pangan juga memegang peran penting dalam ketahanan/ketersediaan pangan dan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.
Hal inilah yang membuat industri pangan berperan untuk memastikan pemenuhan konsumsi pangan, ketersediaan, keterjangkauan, serta keamanan, mutu dan gizi produk pangan bagi masyarakat.
“Saat ini, kesadaran konsumen terhadap keamanan, mutu dan manfaat pangan semakin meningkat. Apalagi didorong dengan pesatnya perkembangan teknologi pangan yang menghadirkan banyak inovasi produk makanan baru di tengah-tengah kita,” ujar Pusat Konsultasi Anggota Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Tetty H. Sihombing.
Dia juga menambahkan salah satu tantangan nyata, khususnya di era digital saat ini adalah, setiap orang dapat mencari dan berbagi informasi tanpa batas, termasuk dalam menilai keamanan, mutu dan manfaat pangan dari produk yang dikonsumsinya.