Industri Semen Diklaim Tidak Sebabkan Polusi Udara

Ikhsan Permana, Jurnalis
Senin 28 Agustus 2023 16:34 WIB
Kualitas Udara di Jabodetabek Buruk. (Foto: Okezone.com/Antara)
Share :

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan industri semen di kawasan Jabodetabek tidak melanggar ambang batas emisi industri. Pasalnya, industri semen di wilayah ini menerapkan continuous emission monitoring system (CEMS).

Direktur Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam Ditjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Wiwik Pudjiastuti mengatakan, sebagian besar industri semen sudah mempunyai CEMS yang sudah terhubung langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Jadi dari waktu ke waktu sebenarnya KLHK sudah bisa mengontrol posisi emisi yang dikeluarkan industri semen," katanya, di Jakarta, Senin (28/8/2023).

Menurutnya, selama ini industri semen menjadi salah satu yang dianggap sebagai sumber polusi udara yang menghiasi Jabodetabek belakangan ini. Padahal, melalui CEMS, emisi industri semen tidak melebihi batas yang telah ditentukan.

"Ternyata emisi yang dikeluarkan tidak melebihi batas yang tadi, yang menjadi kecurigaan karena sistemnya telah terbangun. Kalau semen jadi penyebab, dari awal-awal KLHK sudah tahu duluan karena sudah ter-connect langsung di KLHK," katanya.

Kemenperin juga telah melakukan pemetaan dan pendataan di tiga industri semen di Jabodetabek, yakni PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dan PT Jui Shin Indonesia (JSI), dua diantaranya telah dipantau langsung dan ternyata tidak melewati ambang batas ketentuan emisi.

Di sisi lain, beberapa industri semen juga disebutnya telah memanfaatkan energi baru dan terbarukan (EBT) berupa sampah untuk menggantikan batu bara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya