Kedua menyusun kerjasama prioritas kongkret yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap negara kepulauan berkembang, dan ketiga menyusun kerangka kerjasama yang tangguh dan dinamis untuk menghadapi tantangan kedepan.
"Marilah kita tetap memilih untum tetus menjalin kesatuan da kolaborasi walaupun di tengah kondisi dunia yang terbelah," tutup Presiden Jokowi.
(Feby Novalius)