JAKARTA – Industri farmasi di Indonesia masih memiliki ketergantungan dalam hal impor bahan baku obat.
Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Agus Chandra mengungkapkan bahwa ketergantungan Indonesia mengenai impor bahan baku masih cukup tinggi, yakni sebesar 90%.
BACA JUGA:
Oleh karena itu, Agus menjelaskan, bahwa pihaknya mendukung program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor.
Program ini berupa produksi bahan baku obat di Indonesia.
BACA JUGA:
“Kimia Farma bagian dari BUMN farmasi, mendukung program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor melalui pendirian bahan baku obat di Indonesia,” kata Agus pada konferensi pers MarkPlus, Jakarta, Rabu (29/11/2023).