Hal ini didukung oleh Survei Indikator menunjukan 53 persen anak muda merasa bahwa perubahan iklim sudah merugikan masyarakat Indonesia.
“Generasi muda Indonesia memiliki peran krusial dalam memanfaatkan potensi Indonesia sebagai pusat perdagangan karbon dunia," urainya.
Yakni, peluang-peluang lapangan kerja hijau seperti konsultan perdagangan karbon, teknologi dan inovasi lingkungan, Pengembangan proyek pengurangan emisi, Sistem informasi dan teknologi dalam memfasilitasi perdagangan karbon dan masih banyak lagi.
"Tentunya ini akan menguntungkan kita dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pak Ganjar dan Prof Mahfud akan memastikan bagaimana ekonomi tumbuh, lapangan kerja baru terbentuk, dan lingkungan terjaga,” ujar Bagas Adhadhirga.
(Feby Novalius)