Indeks S&P 500 Akhiri Rekor Tertinggi setelah Saham Intel Anjlok 11%

Anggie Ariesta, Jurnalis
Sabtu 27 Januari 2024 07:13 WIB
Wall Street Ditutup Melemah. (foto: Okezone.com/Reuters)
Share :

Apple (AAPL.O) turun 1% menjelang laporan triwulanannya Kamis depan. Produsen iPhone dan Intel termasuk di antara saham-saham yang paling membebani S&P 500.

Colgate-Palmolive (CL.N) naik 2% setelah pembuat pasta gigi itu membukukan hasil kuartal keempat yang optimis.

Volume di bursa AS relatif kecil, dengan 9,6 miliar lembar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 11,6 miliar lembar saham pada 20 sesi sebelumnya.

Saham-saham yang menguat melebihi jumlah saham-saham yang melemah dalam S&P 500 (.AD.SPX) dengan rasio 1,2 banding satu.

S&P 500 mencatat 36 titik tertinggi baru dan 1 titik terendah baru; Nasdaq mencatat 93 titik tertinggi baru dan 77 titik terendah baru.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya